Tipe-Tipe PMS-mu

Tiap bulan bagi para wanita pasti mengalami namanya PMS(Pre-menstruasi Syndrom) yang bisa saja merusak mood dan jadi bête. Dari penelitian, PMS ini diakibatkan factor hormonal yakni ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron.  Pada gejala yang lebih berat, PMS bisa membuat penderitanya merasa sangat menderita, seperti tubuh lemas, kepala pusing, kram perut, bahkan terkadang disertai pingsan. Tapi, seiring datangnya menstruasi , biasanya gejala tidak mengenakkan tersebut perlahan akan hilang dengan sendirinya. Nah, berikut beberapa tipe PMS dan apa yang harus kamu hindari saat mengalaminya.

 

PMS tipe A (Anxiety)

PMS tipe ini ditandai dengan gejala,seperti rasa cemas,sensitive,saraf tegang,perasaan labil.Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang sebelum mendapat menstruasi.Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala ini.Beberapa peniliti mengatakan, pada penderita PMS tipe ini bisa jadi dikarenakan kekurangan vitamin B6 dan magnesium.

Saran: Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat,jangan merokok dan batasi asupan kafein yang berasal dari kopi ,teh dan cokelat.

 

PMS tipe C (Craving)

Ditandai dengan gejala edama(pembengkakan) pada perut kembung,nyeri pada buah dada, tangan dan kaki serta terjadi peningkatan pada berat badan.Pembengkakan terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena asupan garam atau gula yang tinggi pada penderita.Gejala pada tipe ini dapat ditemui pada gejala PMS yang lain.Pemberian obat diuretika diketahui dapat meminimalkan retensi  (penimbunan) air dan natrium pada tubuh.Ini tentu akan membantu mengurangi gejala yang ada.

Saran: Untuk mencegah terjadinya gejala ini, penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada makanan.Juga membatasi jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh.

 

PMS tipe D (Depresi)

 

Ditandai dengan rasa lapar.Ingin mengkonsumsi makanan manis (biasanya cokelat)dan karbohidrat sederhana ( gula).Munculnya keinginan ini disebabkan karena stress,tubuh kekurangan asam lemak esensial (omega 6), atau kekurangan magnesium dalam tubuh.biasanya wanita yang masuk golongan PMS tipe depression, sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak, akan muncul gejala hipoglikemia, seperti kelelahan,jantung berdebar,pusing kepala yang terkadang sampai pingsan.Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormone insulin dalam tubuh meningkat.

Saran: Perbanyak konsumsi sayur-sayuran hijau , biji-bijian, gandum dan kacang-kacangan,serta makanan yang mengandung asam lemak esensial linoleat ( minyak biji-biji tumbuhan,minyak sayur).

 

PMS tipe H (hyperhidration)

PMS tipe ini ditandai dengan gejala ingin menangis,lemah,gangguan tidur,pelupa,bingung,sulit dalam mengucapkan kata-kata(verbalisasi),bahkan kadang-kadang muncul ras ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri.Biasa PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A , hanya sekitar 3% dari sekitar seluruh tepi PMS.Benar-benar murni tipe D. Kombinasi PMS tipe D dan tipe A dapat disebabkan oleh beberap factor yaitu stress, kekurangan asam amino tyrosine atau kekurangan magnesium dan vitamin B (terutama B6).

Saran: Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 dan magnesium dapat membantu mengatasi gangguan PMS tipe D yang terjadi bersamaan dengan PMS tipe A.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s